Senin, 04 April 2011

Panduan Menggunakan diagram Scater di langkah 3

A. DIAGRAM SCATER
1. Buka program Microsoft Office Excel 2007.
2. Tulislah data hasil pengamatan antara Penyebab dengan Jumlah masalah yang ditimbulkan


3. Setelah tabel jadi,maka blok data X dan data Y lalu Klik ‘Insert’ pilih chart Scater lalu klik
   ‘Scater with only  marker’.

4. Untuk menampilkan garis pada diagram scater,Klik salah satu titik pada diagram scater lalu klik kanan pilih
  ‘add  trendline’
5. Setelah muncul ‘Format Trendline’ pada ‘Trendline Option’klik atau centang pada ‘Display Equation on chart’
            Dan  klik atau centang pada ‘Display R Squared value on chart’
6. Untuk menmpilkan nama axis X maupun axis Y Klik pada diagram scater lalu pilih ‘Layout’ dan klik pada ‘Axis title’
Untuk Axis X pilih ‘Primary horizontal axis title’ dan klik pada ‘Tittle belw axis’ kemudian ketik nama axis sesuai   dengan pengamatan.
Untuk Axis Y pilih ‘Primary vertical axis title’ dan klik pada ‘Rotated tittle’ kemudian ketik nama axis sesuai dengan pengamatan.
gamb 6a


gamb 6b


B. ANALISA STATISTIK DATA UNTUK MENENTUKAN NILAI R ATAU r.
         1.Klik menu ‘Data’ lalu Klik ‘ Data Analisys’kemudian pilih ‘Regression’ lalu klik   OK.


Masukkan data Y dan data X lalu centang atau klik pada ‘Constans Zero’ dan beri nama ‘New worksheet Ply’ sesuai         dengan peyebab.(Misalnya : Penyebab 1).Lalu klik OK.
2.Setelah muncul ‘SUMMARY OUT PUT’ Untuk Nilai r = Multiple R dan R² = R square

3.Apabila Pada Menu Data tidak muncul ‘Data Analisys’ maka klik pada ‘Office button’ lalu pilih ‘Excel Option’
4.Setelah muncul form Excel Option ,pilih Add-Ins lalu pilih manage pada ‘Excel Add-Ins’ dan klik ‘GO’ kemudian
 klik OK.Tunggu sesaat sampai program selesai terisnstal,Setelah selesai cek pada menu     ‘Data’ maka akan muncul Toolbar ‘Data Analisys’.
5.Setelah muncul Menu ’Data Analisys’ lakukan langkah seperti  no.1.
6.Selamat Mencoba.


Mas Tono Komite GKM











Kamis, 31 Maret 2011

Panduan Membuat Diagram Pareto di Langkah 1


Diagram Pareto merupakan salah satu alat pengontrol kualitas yang melakukan pengurutan proporsi maslah dari yang terbesar sampai yang terkecil

Nama Pareto berasal dari nama Vilfredo Pareto ( 1848-1923) seorang sosiolog dan ekonom Italia yang mengamati dimana 80% kepemilikan tanah berada pada 20% populasi.

Diagram Pareto menggunakan konsep 80-20 (80/20 Rule) yang mengasumsikan bahwa pada umumnya 80% permasalahan yang ada disebabkan oleh 20% penyebab.

Diagram ini membantu kita untuk memfokuskan usaha kepada 20% penyebab tersebut dari pada mengerjakan 80% penyebab lainnya yang memiliki kontribusi kecil terhaap permasalahan.

Kegunaan Diagram Pareto :

1.   Mengidentifikasi secara grafis
2.   Mengurutkan suatu permasalahan berdasarkan kepentingan dan frekwensinya
3.   Memprioritaskan penyelesaian masalah hingga menjadi efektif dan efisien
4.   Menganalisa masalah atau penyebab masalah dari berbagai kelompok data yang berbeda
5.   Menganalisa kondisi sebelum dan setelah dilakukan penanganan masalah

Pembuatan Diagram Pareto :

1.   Tentukan masalahnya
2.   Tentukan data yang akan diambil
3.   Tentukan cara pengambilan data
4.   Ambil data
5.   Urutkan dari besar ke kecil dan jumlahkan komulatif
6.   Bikin diagram Pareto

PANDUAN MEMBUAT DIAGRAM DENGAN 2 AXIS PADA MICROSOFT OFFICE 2007

1.  Buka program Microsoft Office Excel 2007.
2.  Buatlah tabel,diurutkan dari masalah terbesar paling atas lalu masalah yang  lebih kecil di
     bawahnya.



3. Setelah tabel jadi,maka klik ‘Insert’ lalu klik ‘Column chart’ dan pilih ‘2D Column’ lalu klik ‘Cluster Column’.














4. Arahkan cursor pada chart area lalu klik kanan pilih ‘Select data’ dan setelah muncul Select data source lalu
    Klik ‘Chart data range’ kemudian tekan key ‘Ctrl’ dan blok value Masalah,Variance dan % Komulatif pada tabel
    lalu klik ‘OK’.













5. Setelah chart muncul maka klik kanan kolom/batang Series 2 dan pilih ‘Change series chart type’ pada Chart type pilih
    ‘Line with markers’ lalu klik ‘OK’.
















6. Klik Line Series 2 kemudian klik  ‘Layout ‘ kemudian  klik ‘Format Selection’ setelah muncul Select data series,pilih
    ‘Series option’ dan klik ‘Secondary axis’ lalu klik ‘Close’

















7. Setelah diagram dengan 2 axis muncul maka tinggal kita edit vertical (value) axis dan secondary vertical (value) axis
    dengan mengklik kanan vertical (value) axis lalu pilih ‘Format axis’ lalu edit valuenya pada ‘Axis Option’ kemudian
    klik ‘Close’,begitu juga pada secondary vertical (value) axis.















































Selamat Mencoba                                                                         sumber : Mas Tono Komite GKM

Minggu, 13 Februari 2011

Contoh Langkah 1 ( Masalah Ditetapkan Oleh Manajemen )

Dari manajemen menetapkan bahwa GKM stel kendo harus melakukan penyelesaian di seputar afal / waste pengemas/etiket. ( Permasalahan sudah ditetapkan dari Manajemen dan ini syah syah saja dalam GKM ).Kemudian semua anggota GKM SK mengadakan pencarian data data seputar afal pengemas yang ada di PT Tipu Daya Sakti Sejahtera Abadi. ( PT. TDSSA ),Ketemulah permasalahannya yaitu :
Analisa Masalah Afal Pengemas bulan Nopember 2010 s/d Januari 2011 rata rata per bulan adalah sebagai berikut :
Afal pengemas kategori pengemas sablon dengan keborosan 2 kg /bulan
Afal pengemas kategori pengemas luar dengan keborosan     51 kg / bulan
Afal pengemas kategori pengemas dalam, dengan keborosan 107 kg / bulan
Dari data yang sudah ditampilkan dengan diagram pareto maka afal tertinggi adalah di kategori afal pengemas dalam ( plastic roll etiket ).maka GKM Stel Kendo memfokuskan pencarian permasalahan ke masalah diatas,dan disini kita sudah menemuklan tema yaitu : “ Meningkatkan efisiensi Plastik pengemas Dalam “atau bisa juga dengan tema “ Menurunkan keborosan afal plastic pengemas Dalam” Tapi kalau kita cermati maka lebih baik memakai kalimat tema yang pertama karena lebih ber aura positif dengan kata kunci “meningkatkan” .Secara umum kata meningkatkan mengandung arti optimisme terhadap penambahan sesuatu ( added value ).
Dari tema yang sudah didapat tersebut langkah selanjutnya adalah menentukan judul. Disini GKM “Stel Kendo”melakukan pertemuan untuk membedah unsur unsur yang terkait dengan pengemas Dalam, yaitu produk produk yang memakai pengemas dalam (plastic roll etiket). Dari data “ Laporan Harian Produksi “ dapat diketahui bahwa Plastic roll etiket ini dipakai di beberapa produk antara lain misalnya :
Product  sabun    Ciluba             jumlah afal  rata rata 52 kg/bulan
Product  sabun    Badala             jumlah afal  rata rata  46kg/bulan
Product  sabun    Lhadala           jumlah afal  rata rata   9 kg/bulan
                                                                    Total    107 kg/bulan
Dari sini sudah terlihat kalau GKM Stel Kendo sudah menemukan area permasalahan terbesar seputar afal pengemas, yaitu di product sabun  Ciluba.maka dilanjutkan dengan menetapkan target awal. Kalao target dari manajemen sudah ada, tinggal memasukkan rumus initial goal,kalau target belum ada maka harus mencari dulu pencapaian terbaik selama periode tertentu ( disarankan periode 1 tahun ),jika sudah ketemu tinggal memasukkan di rumus initial goal sehingga ketemulah sekian prosen (% ).Misalnya di GKM “ Stel Kendo” diberi target keborosan dari manajemen adalah 0,5 kg/bulan untuk product sabun mandi ciluba,maka initial goalnya adalah :
(( 52 – 0.5 )/52) x 100 % = 99.04  %
Kalau dilihat dari jumlah kg yang akan dihemat , sebagai target awal adalah 51,5 kg hal ini sebuah optimesme yang bagus . Hanya saja kita boleh tidak memakai angka ini atau cara ini ( berdasar optimism kesepakatan ) jika ada hal hal lain yang mungkin memberatkan misalnya ada pengurangan karyawan saat akan dilakukannya GKM ini,atau mesin sudah tidak tidak bisa memenuhi syarat saat tahun dimana GKM ini dijalankan…akan tetapi jika semuanya wajar wajar saja maka bisa memakai target ini. Tinggal sekarang asumsi waktu yang akan kita gunakan untuk menyelesaikan target tersebut…1 bulan …2 bulan…dst dengan penetapan waktu yang wajar,  jangan terlalu lama….misalnya 3 bulan.
Maka sudah ketemu Judul :
““ Meningkatkan efisiensi Plastik Roll Etiket pada product sabun Ciluba dari 0,5% menjadi 99,04% selama 3 bulan “
Dari sini tentunya semua data penunjang harus sudah didapat untuk penentuan penentuan permasalahan yang akan diangkat dan diusahakan alasan pemilihan tema harus bisa dilihat dari sisi QCDSMP dan bisa diberikan angka pencapaian dari masing masing sisi Q C D S M P saat masalah ini akan diangkat ( pengumpulan data awal )
Atau bisa di evaluasi lagi dengan materi Cara praktis Menentukan tema dan judul pada Langkah 1 edisi sebelumnya.
Jika ada saran/kritik bisa email ke seniman_tanpakarya@yahoo.com.